Senin, 17 September 2012

Rumor yang menyebutkan rencana Google akan meluncurkan layanan penyimpanan data online-nya di awal bulan September,Selasa (24/4/2012), terbukti benar. Google akhirnya meluncurkan secara resmi Google Drive, pada Selasa (24/4/2012).

Selain itu, Google akan memberikan kapasitas penyimpanan data gratis 5GB juga benar adanya. Kabar itu memang datang dari orang dalam Google yang membocorkan informasi kepada situs teknologi The Next Web.

Saat ini Google Drive tersedia untuk perangkat komputer bersistem operasi Windows dan Mac, lalu smartphone dan tablet Android. Dari keterangan di situs resmi Google Drive, perusahaan mesin pencari ini akan membuat Google Drive untuk perangkat berbasis iOS, yakni iPhone, iPad dan iPod Touch.

Google Drive bisa dibuat untuk menyimpan data semua format. Dokumen, foto, video, aplikasi, dan segalanya yang dikehendaki. Bagi Anda pengguna layanan Google Docs, mungkin langsung nyaman menggunakan Google Drive karena data-data Anda otomatis tersimpan di Google Drive.

Begitupun dengan pengguna Android, Anda bisa mengintegrasikan data-data di smartphone atau tablet ke Google Drive. Google Drive menawarkan beberapa pilihan untuk menambah kapasitas ruang penyimpanan data. Diantaranya, 2,49 dollar AS per bulan untuk 25GB dan 4,99 dollar AS per bulan untuk 100 GB.

Jika Anda memutuskan menggunakan Google Drive berbayar, maka kapasitas simpan akun GMail Anda akan ditambah menjadi 25GB. Pilihan penambahan kapasitas Google Drive tersedia hingga 16TB.

Untuk mulai menggunakan Google Drive, silakan masuk ke link ini. Namun, menurut Google, belum semua pengguna dapat menikmati cloud storage Google ini. Saat dicoba oleh Kompas Tekno dengan menggunakan beberapa akun Google berbeda, tak ada satu pun yang bisa mencoba Google Drive.

Sepertinya, pengguna di Indonesia masih harus bersabar menikmati hard disk online besutan Google ini

Selasa, 04 September 2012

Perang cyber telah melangkah lebih jauh. Peralatan "perang" ini pun semakin beragam dan canggih. Salah satunya adalah virus atau malware. Bahkan, kini muncul virus/malware yang sangat canggih dan kompleks dalam bentuk attack toolkit.

Beberapa waktu lalu topik ini hangat dikalangan masyarakat internet, terutama negara yang menjadi target sasaran malware ini. Besarnya bahaya yang ditimbulkan menjadi kekhawatiran bagi negara-negara yang menggunakan teknologi nuklir. Karena sasarannya fasilitas nuklir.

Iran, salah satu negara yang saat ini tengah mengembangkan teknologi nuklir menjadi target malware ini. Walau belum ada pengakuan pasti, virus tersebut kabarnya sengaja dibuat untuk menyerang pusat pembangkit tenaga nuklir di Iran. Ada dugaan malware itu dilepaskan oleh negara barat untuk mencuri data penting dari kedua negara tersebut.

Virus komputer apa saja yang menyerang fasilitas nuklir tersebut?

1.Duqu merupakan trojan canggih yang diciptakan oleh orang yang sama yang membuat Stuxnet. Malware ini memiliki tujuan sebagai backdoor sebuah sistem dan memfasilitasi pencurian data rahasia.

Melihat tingginya tingkat kustomisasi dan eksklusivitas pada bahasa pemrograman yang diciptakan, sangat mungkin program ini diciptakan tidak hanya untuk mencegah pihak luar mengetahui operasi mata-mata cyber ini dan interaksinya dengan C&C, tetapi juga untuk membedakannya dari kelompok internal Duqu lainnya yang bertanggung jawab menulis bagian lain dari program ini.”

Menurut Alexander Gostev, pembuatan bahasa pemrograman tersendiri menunjukkan betapa tingginya kemampuan para pengembang program dalam mengerjakan proyek ini, dan menunjukkan kemampuan sumber daya keuangan dan SDM yang dimobilisasi untuk memastikan proyek ini berjalan.

2.Flame Seperti malware Stuxnet dan Duqu yang sempat membuat kacau proyek reaktor nuklir milik Iran, Flame disinyalir merupakan "senjata cyber" yang sengaja diluncurkan oleh sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu.

Jika Stuxnet memiliki target spesifik berupa perangkat industri, Flame secara khusus mengincar kalangan bisnis dan universitas, serta hanya menginfeksi tak lebih dari 5.000 komputer pribadi di seluruh dunia, diduga melalui jaringan atau USB Flashdisk. Berbeda dengan Stuxnet yang juga dikategorikan sebagai "senjata cyber", Flame sepertinya didesain bukan untuk merusak sistem, melainkan untuk mengumpulkan data dengan cara memata-matai pengguna komputer yang terinfeksi.

Saat aktif di komputer, Flame mendeteksi lalu lintas jaringan dan menyadap percakapan audio, baik yang dilakukan melalui software, seperti Skype, maupun dengan cara mengaktifkan mikrofon komputer. Malware ini juga sanggup merekam ketikan keyboard, mengambil screenshot, mencegat e-mail, bahkan mendeteksi dan mencuri data dari perangkat bluetooth.

3.Stuxnet adalah upaya serangan cyber yang dikenal dengan kode "Olympic Games" di kalangan pejabat intelijen AS, dimulai sejak pemerintahan George W Bush dan diteruskan setelah Barack Obama.

Sebenarnya malware ditujukan hanya untuk menyerang fasilitas nuklir Natanz di Iran. Namun karena kecerobohan, virus komputer tersebut menyebar di web secara global.

Rabu, 08 Agustus 2012

Terjadi pergeseran konstelasi di 10 besar malware yang terdeteksi di wilayah jagat maya Indonesia selama bulan Juli 2012 lalu, apabila dibandingkan Juni 2012.

Tidak ada malware baru yang sangat istimewa hingga mampu menginfeksi demikian hebat hingga masuk di 10 besar, jadi malware di Indonesia masih didominasi oleh malware bulan lalu seperti: seperti WIN32/Ramnit.A, LNK/Autostart.A, Win32/Somoto.A, dan hanya berbeda di eskalasinya saja sehingga posisi  malware di tangga 10 besar ada yang mengalami perubahan.

Sementara itu, Yudhi Kukuh, Technical Consultant PT. Prosperita-ESET Indonesia mengatakan “Selama Bulan Juli 2012 yang lalu memang relatif tidak ada malware istimewa yang mampu menginfeksi demikian hebat di Indonesia, sehingga masuk di 10 besar, DNS Changer pun sebarannya sangat kecil dan tidak terbukti seperti yang digembar-gemborkan. Malware lama seperti Ramnit, dan Sality masih mendominasi dan masih banyak menginfeksi komputer di Indonesia.”
Berikut, adalah 10 teratas malware yang terdeteksi di jagatmaya Indonesia selama bulan Juli 2012.

1. WIN32/Ramnit.A
Virus yang dikenal bandel, dan membuat pengguna internet terganggu. Hingga bulan Juli  lalu cukup banyak laporan komputer yang diserang oleh Ramnit. Setelah mengalami penurunan di bulan-bulan sebelumnya, Ramnit kembali bertengger di puncak sejak Mei lalu hingga Juli ini.
Virus berjenis trojan ini relatif aktif dalam penyebarannya. Untuk pengguna ESET, dapat dipastikan setiap usaha penyebarannya secara otomatis dapat diblok. Untuk non pengguna ESET berikut tips dari Technical Support ESET Indonesia: Download dan install ESET lalu aktifkan registrasi nya (baik trial ataupun berbayar), Lalu lakukan scan via safe mode, atau gunakan ESET Sysrescue yang dapat digenerate dari komputer lain noninfected yang sudah diinstall ESET.

2. LNK/Autostart.A
LNK/Autostart.A adalah nama lain Win32/CplLnk.A, yaitu threat yang dibuat secara khusus, atau malware shortcut yang memanfaatkan celah, dan belakangan ini juga dimanfaatkan oleh varian-varian dari Win32/Stuxnet. Ketika user membuka sebuah folder yang berisi malware shortcut dengan menggunakan aplikasi yang menampilkan shortcut icon, maka malware tersebut akan aktif secara otomatis.
Malware berkategori worm ini sempat menghebohkan, setelah kembali aktif selama beberapa hari dan terdeteksi di Amerika Serikat dan Iran. Dampak serangan worm in meluas di beberapa negara besar yaitu 58% di Amerika serikat, 30% Iran, 4% lebih Rusia. 

3. Win32/Ramnit.F
Malware berjenis trojan ini mampu meng-copy dirinya yang akan memenuhi hard drive komputer yang terinfeksi. Virus ini biasanya bersembunyi di dalam aplikasi office, bahkan game. Dengan kemampuannya membuka firewalls dan menyamar menjadi program fake untuk mengumpulkan data penting seperti data transaksi, data keuangan sehingga sanagat dianjurkan untuk segera menghapus jika ditemukan adanya indikasi virus Win32/Ramnit.F ini karena potensial menghambat kerja komputer dan merusak data yang tersimpan di dalamnya.

4. Win32/Sality.NBA
Win32.Sality.NBA adalah salah satu program jahat ilegal yang ada pada Windows. Program tersebut mampu mangambil alih resources system dan memperlambat kinerja komputer. Beberapa program sejenis seringkali muncul dalam bentuk pesan-pesan maupun banner iklan sehingga mengganggu proses kerja. Sementara itu, malware juga merusak data yang tersimpan didalam komputer.

5. Win32/Somoto.A
Sebuah program komputer dalam bentuk adware yang berbahaya. Modusnya tampil sebagai iklan, user yang tidak waspada akan meng-klik dan seketika itu juga malware Win32/Somoto.A akan menginstall malware didalam komputer korban.
Setelah berada didalam, Somoto.A selalu memunculkan pop-up banner. Malware ini akan selalu terintegrasi dengan bugs komputer lain seperti keylogger, backdoors, dll. Pekerjaan utama dari malware ini sebenarnya adalah merekam semua aktifitas online korban dan mengirimkan data penting korban ke komputer lain tanpa diketahui oleh si korban.

6. HTML/Iframe.B.Gen
Adalah sejenis trojan yang berbahaya, dan mampu membajak komputer berbasis Windows lalu menginstall backdoor di komputer tersebut.Html/Iframe.B.Gen mampu mematikan software antivirus, sekaligus memonitor aktivitas browsing user, bahkan menghapus registry entries.
Kehadiran malware yang diidentifikasi ESET sebagai HTML/Iframe.B.Gen juga bisa mengakibatkan sistem operasi pada komputer tidak mampu bekerja sama sekali sehingga sangat membahayakan keamanan semua data yang tersimpan didalam komputer.

7. Win32/Ramnit.H
Malware yang memanfaatkan security flaws agar hacker pengendalinya bisa masuk dan mengambil alih komputer yang menjadi target melalui koneksi jaringan.
Ramnit.H adalah malware berjenis trojan, dimana setelah berada di dalam komputer, ia akan mengirimkan file-file berbahaya, dan melakukan aktifitas tertentu, yang berdampak pada mandeknya kinerja komputer hanya dengan menambahkan entri file ke sistem registry dan sistem operasi.
Ramnit.H juga mampu memonitor aktifitas online korban, kemudian mencuri data-data keuangan seperti data kartu kredit, password, user name. Malware yang diidentifikasi ESET sebagai Win32/Ramnit.H in juga mampu mematikan sistem keamanan.

8. INF/Autorun.gen
Deteksi terhadap INF/Autorun.Gen digunakan untuk menguraikan serangkaian malware yang menggunakan file autorun sebagai cara untuk mengkonfirmasi komputer-PC target yang berhasil diserang.
File tersebut berisikan informasi program yang dikembangkan untuk mampu melakukan run secara saat perangkat bergerak (misal USB flash Disk dan perangkat lain yang sejenis diakses oleh user yang menggunakan PC berbasis Windows).
Perangkat sistem keamanan ESET mengenali malware INF/Autorun yang telah ter-install dan memodifikasi file autorun.inf, advance heuristic pada system keamanan ESET juga mengidentifikasi INF/Autorun sebagai salah satu dari keluarga besar malware.

9. Win32/Virut.NBP

Win32/Virut.NBP adalah polymorphic file infector, yang terhubung dengan jaringan IRC dan dapat dikntrol secara remote. Malware tersebut menyerang Executable file. Oleh sebab itu saat terinstall, Win32/Virut.NBP akan langsung mencari executables file dengan ekstensi .exe dan .scr.
Operasi yang dilakukan setelah terinstall adalah mengirimakan data dan perintah dari remote computer atau dari Internet. Selanjutnya remote computer akan berkomunikasi dengan server yang menggunakan IRC protocol, yaitu irc.zief.pl dan proxim.ircgalaxy.pl

10. LNK/Exploit.CVE-2010-2568

LNK/Exploit.CVE-2010-2568 adalah hasil deteksi generic untuk malware shortcut files yang     dirancang khusus sehingga mampu masuk melalui celah pada Windows. Celah CVE-2010-2568 adalah yang  umum dimasuki oleh Trojan dan biasanya menjadi satu bagian dari malware lain yang ikut masuk melalui celah Windows tersebut.
Meski update Windows telah dilakukan untuk menambal celah CVE-2010-2568, upaya untuk memanfaatkan celah tersebut masih tetap berjalan dengan cara menjadi bagian dari bots maupun bagian dari malware lainnya dengan modus menjadi vektor infeksi.

Kamis, 05 April 2012

Online storage atau ruang simpan di internet saat ini mulai akrab digunakan karena memberikan banyak keuntungan. Di antaranya fleksibilitasnya untuk digunakan diberbagai platform mobile, kemudahan untuk berbagi file dengan orang lain, dan masalah keamanan.

Mengapa harus memanfaatkan ruang simpan Cloud?
1.Gratis – Banyak layanan cloud yang memberikan ruang simpan online secara Cuma-Cuma.
2.Kapasitas Besar – Jumlahnya bias mencapai 2 GB hingga 20 GB.
3.Fleksible – Layanan seperti Dropbox bias digunakan diberbagai gadget berbeda, mulai Smartphone, tablet, sampai desktop PC.
4.Mudah diakses – Bisa diunggah dan diunduh kapan saja. Juga untuk mengirim file yang mungkin terlalu besar dikirim lewat email.
5.Backup – Ruang simpan online berfungsi sebagai pelengkap USB Drive atau HDD eksternal yang anda miliki, misalnya sebagai backup.
6.Berbasis Internet – Karena itu, file banyak di-backup kerika anda terkneksi di internet. Anda bias pergi kemana saja dan tetap bias mengakses file penting selama anda terkoneksi internet. Memungkinkan fitur berbagi file yang bias diakses oleh semua orang.
7.Aman – Umumnya penyedia layanan data menjamin keamanan dengan sertifikasi hingga 256 bit SSL.

Rabu, 01 Februari 2012

Setelah sekian beberapa waktu, akhirnya Mozilla Firefox 10 di rilis juga. Mozilla Firefox 10 hadir dengan berbagai pembaharuan dari versi 9. Versi terbaru ini akan membawa salah satu komponen pertama dari rencana Firefox mengenai mekanisme update secara silent/ diam-diam, yang berarti browser akan secara otomatis mematikan fungsi add-on yang tidak kompetibel dan menandai semua add-ons yang kompetibel.

Mozilla juga mengatakan bahwa add-on yang akan kompetibel dengan Firefox 10 adalah add-on yang juga kompetibel dengan Firefox 4 ke atas. Hal ini dilakukan karena sebelumnya pengembang add-on sempat memprotes kecepatan Mozilla dalam mengeluarkan jadwal untuk update browsernya, sedangkan pihak pengembang terlalu lambat memperbaharui add-on mereka untuk dapat terus kompetibel dengan browser yang baru. Tentunya kompatibilitas add-on juga merupakan salah satu tantangan yang cukup besar terhadap perilisan update yang terlalu sering.

Peningkatan di Firefox 10 akan memasukkan dukungan API untuk aplikasi di fullscreen, peningkatan UI, berbagai peningkatan yang berfokus pada developer, dukungan ekstensi yang lebih baik, dukungan grafis ditingkatkan dan anti-aliasing untuk WebGL.

Firefox 10 juga menandai debut 'Extended Support Release', yang berarti perusahaan dan pengguna bisnis tidak perlu membuang waktu dan sumber daya untuk memperbarui browser untuk sementara waktu.

Bersamaan dengan rilisnya Firefox 10, Mozilla juga akan menghadirkan Firefox 3.6.26, update sekuritas untuk menunjang keamanan pengguna. Selain itu, Mozilla dikabarkan juga telah menyelesaikan silent update untuk Firefox 13 yang diharapkan akan dirilis pada 5 Juni mendatang.

Selasa, 03 Januari 2012

Komputer error bisa dialami siapa saja dan kapan saja. Permasalahan yang bisa bersumber dari segala komponen memang membuat Anda yang agak awam menjadi bingung mencari solusinya.

Instal ulang sistem operasi memang merupakan cara termudah, namun sangat merepotkan. Sebelum melakukan hal tersebut ada baiknya mencari dahulu solusinya. Selama permasalahan sebatas aplikasi atau sistem operasi semata, hal ini bisa dengan mudah dituntaskan dengan bantuan aplikasi system repair.

Berikut adalah beberapa contoh permasalahan yang kerap dijumpai pada sistem komputer beserta penyebabnya:

1. Tampilan layar biru (Blue Screen of Death)
Tampilan BSoD merupakan hal paling menyebalkan saat terjadi pada komputer Anda. Mau tidak mau Anda mesti melakukan booting ulang, parahnya hal ini bisa terjadi saat Anda belum menyimpan hasil kerjaan yang telah dibuat sebelumnya. Pesan ini memiliki maksud untuk memberitahukan adanya kesalahan yang terjadi dengan menampilkan kode-kode tertentu. Kebanyakan hal ini disebabkan oleh hardware yang mulai menunjukkan gejala tidak sehat atau adanya permasalahan dengan driver.

2. File DLL yang hilang
File Dynamic Link Library (DLL) merupakan pusat informasi dari sistem operasi yang berfungsi untuk menjalankan berbagai fungsi. File DLL yang hilang bisa disebabkan oleh proses kesalahan pada instalasi atau rusaknya file tersebut akibat virus dan hal lain.

3. Aplikasi yang tidak mau diinstal
Jika ada aplikasi yang tidak mau terinstal atau selalu mengalami kegagalan, bisa jadi karena komputer Anda tidak memiliki ruang harddisk yang cukup. Pada kasus ini, Anda perlu membebaskan ruang pada harddisk dengan menghapus file atau folder yang tidak penting atau telah memiliki backup.

4. Aplikasi berjalan lambat
Ada beberapa sebab kenapa bisa terjadinya hal ini. Namun kebanyakan hal ini bersumber dari sistem operasi atau aplikasi yang terpasang. Banyaknya aplikasi terselubung yang berjalan berbarengan atau tidak teraturnya penempatan file dan folder bisa menjadi penyebabnya.

5. Perilaku aplikasi yang tidak normal
Saat menjalankan aplikasi, tiba-tiba beberapa fungsi tidak bisa bekerja dengan baik. Misalnya, Microsoft Word yang mengalami hang saat mengaktifkan suatu fungsi. Hal ini bisa
disebabkan adanya kerusakan file tertentu atau bentrok dengan file lain. Biasanya Anda mesti melakukan update atau lakukan instal ulang pada aplikasi tersebut.

Hampir sebagian besar aplikasi system repair menangani permasalahan diatas dengan cara yang mudah dan cepat. Bahkan beberapa aplikasi tersebut memiliki feature tambahan guna meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan.

Berikut kami tunjukkan aplikasi system repair yang bisa dijadikan acuan dalam menangani masalah-masalah tersebut yang kami rangkum dari berbagai sumber dan bisa Anda pilih sesuai kebutuhan masing-masing:

1. System Mechanic Professional - http://www.iolo.com/system-mechanic/pro/ (berbayar)
2. Norton Utilities - http://us.norton.com/norton-utilities/ (berbayar)
3. Avanquest SystemSuite - http://www.avanquest.com/ (berbayar)
4. Ashampoo WinOptimizer - http://www.ashampoo.com/ (berbayar)
5. TuneUp Utilities - http://www.tune-up.com/ (berbayar)
6 360Amigo System Speedup - http://www.360amigo.com/ (gratis)
7. SlimCleaner - http://slimcleaner.com/ (gratis)
8. WinUtilities Free Edition - http://www.ylcomputing.com/ (gratis)
9. TweakNow PowerPack 2011 - http://tweaknow.com/ (gratis)
10. Wise Registry Cleaner Free - http://www.wisecleaner.com/ (gratis)

Jumat, 04 November 2011

Linux Mint 12 hadir dengan tampilan desktop baru, dibangun dengan menggunakan Gnome3 dan MGSE. ”MGSE” (Mint Gnome Shell Extensions) adalah tampilan layer desktop pada Gnome 3 yang memungkinkan Anda untuk menggunakan Gnome 3 dalam cara tradisional.

Sejak kehadiran GNOME 3 yang pada hakekatnya dan dalam banyak hal adalah berbeda dengan GNOME 2, tidak sedikit distro Linux yang dihadapkan kepada sebuah dilema. Bahkan Linus Torvalds-pun tidak luput menyampaikan pesan penolakannya terhadap kehadiran GNOME 3. Namun keharusan beralih ke GNOME 3 adalah sebagai konsekuensi akan berakhirnya dukungan untuk GNOME 2.


Untuk menyiasati hal itu, sebagian dari distro-distro popular melakukan transisi dengan upaya menggabungkan fitur dari kedua versi desktop tersebut atau menambahkan antarmuka baru seperti halnya Unity pada Ubuntu. Namun, sebagai tandingan untuk Unity, kali ini Linux Mint 12 memperkenalkan MGSE (Mint Gnome Shell Extensions), yaitu modifikasi GNOME 3 dengan "look and feel" ala GNOME 2 yang khas Mint. Kecuali itu menyediakan "Gnome 2 Fork Mate" yang bisa dipasang sebagai alternatif atau bersama dengan Gnome 3.

Lisa (Mint 12) menyediakan dua panel (atas dan bawah). Panel atas adalah panel GNOME 3 yang tidak dapat dihilangkan, namum bisa dirubah untuk melakukan perbaikan dan peningkatan sesuai pengguna. Sedangkan panel bawah adalah panel bawaan khas dari pemgembang Linux Mint yang menyediakan akses untuk menu Launcher ala Windows berikut built-in search dan favorites, seperti juga desktop switcher dan pusat notifikasi.

Akses terhadap antarmuka GNOME 3 dimulai dengan menekan tombol (simbol tak terhingga) dari ujung kiri panel atas menampilkan akses untuk kalendar, user settings dan panel kontrol, network interface, seting untuk volume control dan sound, seperti juga ikon untuk semua aplikasi yang terpasang.

MGSE atau (Mint Gnome Shell Extensions) adalah sebuah ekstensi untuk Gnome Shell yang memungkinkan desktop GNOME 3 untuk mengemulasi tampilan yang mendekati tampilan GNOME 2. Dengan demikian misalnya, tersedia di panel bawah desktop switcher, termasuk fitur-fitur yang pada versi sebelumnya juga telah tersedia.

Melalui Gnome Tweak Tool, pengguna dapat menentukan ekstensi shell mana yang ingin diaktifkan. Ektensi Shell secara default diinstalasi, namun pengguna dapat mengkatifkan atau mematikannya melalui fitur di menu "Gnome Tweak Tool".

Disamping penambahan bermanfaat yang disediakan untuk desktop, pengembang Linux Mint 12 seperti sebelumnya senantiasa menyertakan semua Multimedia-Codecs yang dibutuhkan untuk Ubuntu-Medienplayer yang biasanya harus diunduh ekstra dari Internet. Beberapa fitur Mint 12 juga telah mendapatkan peningkatan sejak penerbitan Ubuntu 10.11, diantaranya adalah: Kernel 3.0, GCC 4.6.1, X.org 7.6, Firefox 7, Thunderbird 7, dan LibreOffice 3.4. Berkat kompatibilitas sepenuhnya terhadap Ubuntu, tersedia untuk Mint paling tidak dalam jumlah yang sama paket aplikasi bebas yang bisa diperoleh dan dijalankan di Linux Mint.

Design by Adsense Maker | Blogger Theme by Lare Glundengan